TENAGA KERJA PEMUDA DESA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN MASA PANDEMI COVID’19 (Studi Pada Pemuda Desa Tanjung Medang)

  • Randi Randi Universitas Sriwijaya
  • Junaidi Junaidi Universitas Lampung
  • Mulyanto Mulyanto Universitas Sriwijaya
  • Ridhah Taqwa Universitas Sriwijaya
Keywords: Peningkatan, Teknologi, Pelatihan, Internet, Pemuda

Abstract

Revolusi Industri 4.0 dan Pandemi Covid’19 merupakan tantangan baru bagi masyarakat dunia, kondisi dunia fisik dan digital mengalami perubahan yang signifikan cara hidup kerja manusia, yaitu mengintegrasikan dunia fisik, digital dan biologis, dimana terdapat perubahan secara fundamental dan terobosan baru di semua disiplin ilmu, diantaranya dibidang artificiall intellegent, teknologi nano,bioteknologi, teknologi yang berbasis internet berdampak terhadap kehidupan manusia, memberikan dampak pertumbuhan ekonomi. (Hamdan, 2018). Revolusi industri 4.0 meningkatkan efisiensi, fleksibilitas dan konektivitas lintas batas, juga pelayanan yang lebih cepat, murah, dan spesifik. Namun, teknologi juga semakin meningkatkan akses kesenjangan digital, kesenjangan kompetensi lulusan ilmu sosial dengan kebutuhan industri. Perekrutan pegawai akan semakin berkurang seiring meningkatnya otomatisasi, penggunaan robotik dan meningkatnya sistem kerja fleksibel. Keterbatasan menguasai teknologi bagi tenaga kerja di desa membuat pemuda desa sulit untuk bersaing dan mendapatkan pekerjaan yang layak.  Seharusnya pihak swasta maupun pemerintah tetap perlu memberi prioritas pada target akses ke pekerjaan tetap bagi setiap orang karena disanalah pengembangan pribadi manusia (Vieronica Varbi Sununianti, 2019). Fokus tulisan ini adalah kepada peningkatan Sumber Daya Manusia melalui pelatihan.

Published
2021-03-31